kalau diingatkan tentang saya--
fikirkan di mana ditinggal saya;
bersama serangga-serangga kecil,
bersama matahari yang tak mongil,
bulan yang tak mau memandang saya,
semua yang tak mempeduli saya.
di mana ayah
di mana bunda
di waktu saya meminta?
dengan membayangi suara anak yang dibuangtepi, dengan seolah mendengar mereka membisik pada sang ayahbunda yang membiari mereka terbiar situ. tulisan ini terlalu picisan dan mungkin tak mengesan apa2 dan s
iapa2. cuma semoga, datang hari, habislah binatang
kita dalam diri ini.
yang di atas ini adalah cebisan puisi Fynn Jamal tajuknya Menemui Ayahbunda.ada kawan-kawan aku kata kak Fynn kalau baca puisi,macam orang gila.menakutkan,dan tidak masuk akal.tapi aku peduli apa.selagi otak aku boleh relate,aku dengar.
"And when the female (infant) buried alive (as the pagan Arabs used to do) shall be questioned: (8) For what sin she was killed? (9)"
at-Takweer ; 8 & 9.
dan aku pernah saksikan sendiri seorang ayah,yang di awal proses delivery,semasa isterinya masuk ke dewan bersalin,berubah watak.
dari seorang yang gembira,tidak sabar mahu memegang bayi sendiri,kepada seorang yang membenci anak sendiri,dan isteri yang penat bertarung melahirkan seorang bayi PEREMPUAN.
hanya disebabkan bayi itu perempuan.
dan di kalangan keluarga aku juga,ada yang tak boleh melahirkan.aku nampak derita dia,bertarung emosi untuk boleh melahirkan.masih gagal sampai sekarang.yang berdoa berusaha siang malam,tidak dikabulkan permintaan nya.
yang tidak mahu tetapi boleh melahirkan,tidak pernah minta,terus dapat.
dan hasil dibuang di mana-mana.lantai,longkang,jalanraya,tong sampah.
benci.sungguh aku benci.
p/s: ini jadi bila aku buka berita online di pagi-pagi hari.to wake up and reading such unpleasant news is horrible.and knowing that such things happen in your own country is horrible times 2.
bye.
No comments:
Post a Comment